BAB
1
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Saat ini, kecanggihan teknologi informasi
telah memungkinkan terjadinya pertukaran informasi yang cepat tanpa terhambat
oleh batas ruang dan waktu. Kemajuan suatu bangsa dalam era informasi sangat
tergantung pada kemampuan masyarakatnya dalam memanfaatkan pengetahuan untuk
meningkatkan produktifitas. Karakteristik masyarakat seperti ini dikenal dengan
istilah masyarakat berbasis pengetahuan (knowledge-based society). Siapa yang
menguasai pengetahuan maka ia akan mampu bersaing dalam era global. Oleh karena
itu, setiap negara berlomba untuk mengintegrasikan media seperti teknologi
informasi dengan tujuan dapat bersaing dalam era global.
Teknologi
informasi (Information Technology) biasa disingkat TI, IT atau infotech. Dalam
Oxford English Dictionary (OED2) edisi ke-2 mendefenisikan teknologi informasi
adalah hardware dan software, dan bisa termasuk di dalamnya jaringan dan
telekomunikasi yang biasanya dalam konteks bisnis atau usaha.
Menurut
Haag dan Keen (1996), Teknologi informasi adalah seperangkat alat yang membantu
anda bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan
pemrosesan informasi. Menurut Martin (1999), Teknologi informasi tidak hanya
terbatas pada teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang
akan digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan juga mencakup
teknologi komunikasi untuk mengirim/menyebarkan informasi.
Sementara
Williams dan Sawyer (2003), mengungkapkan bahwa teknologi informasi adalah
teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi
kecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan video.
Dari defenisi di atas, nampak bahwa teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer, tetapi juga termasuk teknologi telekomunikasi. Dengan kata lain bahwa teknologi informasi merupakan hasil konvergensi antara teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi.
Teknologi komputer merupakan teknologi yang berhubungan dengan perangkat komputer seperti printer, pembaca sidik jari, CD-ROM, Prosesor, disk, dan lain-lain. Komputer merupakan mesin serbaguna yang dapat digunakan untuk keperluan pengolahan data apa saja menjadi informasi yang berguna. Hal ini dimungkinkan karena komputer dapat dikendalikan oleh program yang terdiri atas sederetan instruksi. Komputer akan bertindak sesuai instruksi yang diterimanya dari program. Dengan kata lain komputer akan bertindak sesuai keinginan pembuat program.
Teknologi komunikasi atau telekomunikasi merupakan teknologi komunikasi jarak jauh. Termasuk teknologi telekomunikasi yang kita gunakan sehari-hari adalah telepon, televisi, radio, handy-talky, handphone. Dikatakan sebelumnya bahwa teknologi informasi merupakan konvergensi antara teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi, saat ini teknologi telekomunikasi yang disebutkan di atas telah dapat digunakan untuk menghubungkan sejumlah komputer. Sehingga beberapa komputer dapat berkomunikasi satu sama lain dengan mudah. Inilah makna dari kata “konvergensi” di atas yang kemudian lazim disebut sebagai Teknologi Informasi.
BAB 2
PEMBAHASAN
2.1
Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi
Perkembangan peradaban manusia diiringi
dengan perkembangan cara penyampaian informasi (yang selanjutnya dikenal dengan
istilah teknologi informasi), mulai dari gambar-gambar yang tak bermakna di
dinding-dinding gua, peletakan tonggak sejarah dalam bentuk prasasti, sampai
diperkenalkannya dunia arus informasi yang dikenal dengan nama internet.
1. Masa Prasejarah
Pada zaman ini, teknologi informasi dan
komunikasi yang dilakukan oleh manusia berfungsi sebagai sistem untuk
pengenalan bentuk-bentuk yang manusia kenal. Untuk menggambarkan informasi yang
diperoleh, mereka menggambarkannya pada dinding-dinding gua tentang berburu dan
binatang buruannya. Pada masa ini, manusia mulai mengidentifikasi benda-benda
yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka, kemudian melukiskannya
pada dinding gua tempat tinggalnya. Awal komunikasi mereka pada zaman ini hanya
berkisar pada bentuk suara dengusan dan menggunakan isyarat tangan.
Pada zaman prasejarah mulai diciptakan dan
digunakan alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti gendang,
terompet yang terbuat dari tanduk binatang, dan isyarat asap sebagai alat
pemberi peringatan terhadap bahaya.
Piktografi
a. 3000 SM
Untuk yang pertama kali, tulisan digunakan
oleh bangsa Sumeria dengan menggunakan simbol-simbol yang dibentuk dari piktografi
sebagai huruf. Simbol atau huruf-huruf ini juga mempunyai bentuk bunyi
(penyebutan) yang berbeda sehingga mampu menjadi kata, kalimat, dan bahasa.
b. 2900 SM
Pada 2900 SM, bangsa Mesir Kuno menggunakan
huruf hieroglif. Hieroglif merupakan bahasa simbol, dimana setiap
ungkapan diwakili oleh simbol yang berbeda. Jika simbol-simbol tersebut
digabungkan menjadi satu rangkaian, maka akan menghasilkan sebuah arti yang
berbeda. Bentuk tulisan dan bahasa hieroglif ini lebih maju dibandingkan dengan
tulisan bangsa Sumeria.
Hieroglif
Serat
Papyrus
c. 500 SM
Pada 500 SM, manusia sudah mengenal cara
membuat serat dari pohon papyrus yang tumbuh di sekitar sungai Nil. Serat
papyrus dapat digunakan sebagai kertas. Kertas yang terbuat dari serat
pohon papyrus menjadi media untuk menulis atau media untuk menyampaikan
informasi yang lebih kuat dan fleksibel dibandingkan dengan lempengan tanah
liat yang sebelumnya juga digunakan sebagai media informasi.
d. 105 M
Pada masa ini, bangsa Cina berhasil menemukan
kertas. Kertas yang ditemukan oleh bangsa Cina pada masa ini adalah kertas yang
kita kenal sekarang. Kertas ini dibuat dari serat bambu yang dihaluskan,
disaring, dicuci, kemudian diratakan dan dikeringkan. Penemuan ini juga
memungkinkan sistem pencetakan yang dilakukan dengan menggunakan blok kayu yang
ditoreh dan dilumuri oleh tinta atau yang kita kenal sekarang dengan sistem
cap.
Kertas yang ditemukan Bangsa Cina
2. Masa Modern (1400 M s.d.
Sekarang)
a. Tahun 1455
Pada 1455, untuk pertama kalinya Johann
Gutenberg mengembangkan mesin cetak dengan menggunakan plat huruf yang
terbuat dari besi dan dapat diganti-ganti dalam bingkai yang terbuat dari kayu.
b. Tahun 1830
Augusta Lady Byron
menulis program komputer yang pertama di dunia. Ia bekerja sama dengan Charles
Babbage menggunakan mesin analytical yang didesain sehingga mampu
memasukkan data, mengolah data, dan menghasilkan bentuk keluaran dalam sebuah
kartu. Mesin ini dikenal sebagai bentuk komputer digital yang pertama, walaupun
cara kerjanya lebih bersifat mekanis daripada bersifat digital.
c. Tahun 1837
Telegraf dan Penemunya (Samuel Morse)
Samuel Morse
mengembangkan telegraf dan bahasa kode morse bersama Sir William Cook dan
Sir Charles Wheatstone. Morse menggunakan kode-kode sederhana untuk
mewakili pesan-pesan yang ingin dikirimkan dengan menggunakan pulsa listrik
melalui kabel tunggal. Namun sinyal-sinyal yang dapat dikirim dengan baik hanya
berada dalam jarak 32 km. Untuk jarak yang lebih jauh, sinyal-sinyal yang
diterima menjadi terlalu lemah untuk direkam. Kemudian, Morse membangun
peralatan relai yang ditempatkan di setiap 32 km dari stasiun sinyal.
Relai tersebut berfungsi untuk mengulangi sinyal yang diterima dan mengirimnya
kembali ke 32 km berikutnya. Relai terdiri dari sakelar yang dioperasikan
secara elektromagnetik. Sistem telegraf kemudian segera digunakan untuk bisnis
yang membutuhkan pengiriman pesan secara cepat untuk jarak yang jauh, seperti
surat kabar dan pesan untuk perjalanan kereta api.
d. Tahun 1877
Pada 1877, Alexander Graham Bell
menciptakan dan mengembangkan telepon yang dipergunakan pertama kali secara
umum. Pada 1879, sistem pemanggilan telepon mulai menggunakan nomor yang
menggantikan sistem pemanggilan nama. Hal ini untuk mencegah operator yang
tidak mengenal semua pelanggan. Sistem penomoran telepon menggunakan huruf dan
angka, dimana nomor telepon menggunakan sistem dua huruf dan lima digit angka.
Kartu Perforasi
e. Tahun 1889
Pada 1889, Herman Hollerith menerapkan
prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan. Tugas pertamanya
adalah menemukan cara yang lebih cepat untuk melakukan perhitungan bagi Biro
Sensus Amerika Serikat. Sensus yang dilakukan pada 1880 membutuhkan waktu tujuh
tahun untuk menyelesaikan perhitungan. Dengan berkembangnya populasi, Biro
Sensus tersebut memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu sepuluh tahun untuk
menyelesaikan perhitungan sensus.
Hollerith menggunakan kartu perforasi untuk
memasukkan data sensus yang kemudian diolah oleh alat tersebut secara mekanik.
Sebuah kartu dapat menyimpan hingga 80 variabel. Dengan menggunakan alat
tersebut, hasil sensus dapat diselesaikan dalam waktu enam minggu. Selain
memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan, kartu tersebut berfungsi sebagai
media penyimpan data. Tingkat kesalahan perhitungan juga dapat ditekan secara
drastis.
f. Tahun 1931
Pada 1931, Vannevar Bush membuat
sebuah kalkulator untuk menyelesaikan persamaan differensial. Mesin tersebut
dapat menyelesaikan persamaan differensial kompleks yang selama ini dianggap
rumit oleh kalangan pelajar dan mahasiswa. Mesin tersebut sangat besar dan
berat karena ratusan gerigi dan poros yang dibutuhkan untuk melakukan
perhitungan.
g. Tahun 1939
Pada 1939, Dr. John V. Atanasoff dan
dibantu oleh Clifford Berry berhasil menciptakan komputer elektronik
digital pertama. Sejak saat ini, komputer terus mengalami perkembangan sehingga
menjadi semakin canggih. Mengenai sejarah perkembangan komputer ini akan
dijelaskan pada bagian berikutnya.
h. Tahun 1973 – 1990
Pada masa ini, istilah internet diperkenalkan
dalam sebuah paper tentang TCP/IP. Secara harfiah, internet (interconnected
networking) diartikan sebagai rangkaian komputer yang terhubung di dalam
beberapa rangkaian. Rangkaian pusat yang membentuk internet diawali pada 1969
sebagai ARPANET yang dibangun oleh ARPA (United States
Department of Defense Advanced Research Projects Agency). Beberapa
penyelidikan awal yang disumbang oleh ARPANET di antaranya adalah kaedah
rangkaian tanpa pusat (decentralised network), teori queueing,
dan kaedah pertukaran paket (packet switching).
Pada 1981, National Science Foundation
mengembangkan backbone yang disebut CSNET dengan kapasitas 56 Kbps untuk
setiap institusi dalam pemerintahan.
Pada 1 Januari 1983, ARPANET menukar protokol
rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP. Ini merupakan awal dari Internet yang
kita kenal sekarang. Kemudian pada 1986, IETF mengembangkan sebuah
server yang berfungsi sebagai alat koordinasi di antara DARPA, ARPANET, DDN, dan
Internet Gateway. Pada 1990-an, internet telah berkembang dan
menyambungkan banyak pengguna jaringan-jaringan komputer yang ada.
i. Tahun 1991 – Sekarang
Sistem bisnis dalam bidang IT pertama kali
terjadi ketika CERN memungut bayaran dari para anggotanya untuk
menanggulangi biaya operasionalnya. Pada 1992, mulai terbentuk komunitas
internet dan diperkenalkannya istilah World Wide Web (www) oleh CERN.
Pada 1993, NSF membentuk InterNIC untuk menyediakan jasa pelayanan
internet menyangkut direktori dan penyimpanan data serta database (oleh AT&T),
jasa registrasi (oleh Network Solution Inc), dan jasa informasi (oleh General
Atomics/CERFnet). Pada 1994, pertumbuhan internet melaju dengan
sangat cepat dan mulai merambah ke dalam berbagai segi kehidupan manusia dan
menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari manusia. Pada 1995, perusahaan
umum mulai diperkenankan menjadi provider dengan membeli jaringan di backbone.
Langkah ini memulai pengembangan teknologi informasi, khususnya internet dan
penelitian-penelitian untuk mengembangkan sistem dan alat yang lebih canggih.
2.2
Tujuan Mempelajari Teknologi Informasi
Teknologi Informasi dan Komunikasi mencakup dua aspek, yaitu Teknologi
Informasi dan Teknologi Komunikasi. Teknologi Informasi, meliputi segala hal
yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan
pengelolaan informasi. Sedangkan Teknologi Komunikasi merupakan segala hal
yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer
data dari perangkat yang satu ke lainnya.
Oleh karena itu, Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi adalah suatu padanan yang tidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan transfer/pemindahan informasi antar media.
Secara khusus, tujuan mempelajari Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah:
1. Menyadarkan kita akan potensi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang terus berubah sehingga termotivasi untuk mengevaluasi dan mempelajari teknologi ini sebagai dasar untuk belajar sepanjang hayat.
2. Memotivasi kemampuan kita agar bisa beradaptasi dan mengantisipasi perkembangan TIK, sehingga bisa melaksanakan dan menjalani aktifitas kehidupan sehari hari secara mandiri dan lebih percaya diri.
3. Mengembangkan kompetensi kita dalam menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mendukung kegiatan belajar, bekerja, dan berbagai aktifitas dalam kehidupan sehari hari.
4. Mengembangkan kemampuan belajar berbasis TIK, sehingga proses pembelajaran dapat lebih optimal, menarik, dan mendorong kita lebih terampil dalam berkomunikasi, terampil mengorganisasi informasi, dan terbiasa bekerjasama.
5. Mengembangkan kemampuan belajar mandiri, berinisiatif, inovatif, kreatif, dan bertanggung jawab dalam penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk pembelajaran, bekerja, dan pemecahan masalah sehari hari.
Oleh karena itu, Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi adalah suatu padanan yang tidak terpisahkan yang mengandung pengertian luas tentang segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan transfer/pemindahan informasi antar media.
Secara khusus, tujuan mempelajari Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah:
1. Menyadarkan kita akan potensi perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang terus berubah sehingga termotivasi untuk mengevaluasi dan mempelajari teknologi ini sebagai dasar untuk belajar sepanjang hayat.
2. Memotivasi kemampuan kita agar bisa beradaptasi dan mengantisipasi perkembangan TIK, sehingga bisa melaksanakan dan menjalani aktifitas kehidupan sehari hari secara mandiri dan lebih percaya diri.
3. Mengembangkan kompetensi kita dalam menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mendukung kegiatan belajar, bekerja, dan berbagai aktifitas dalam kehidupan sehari hari.
4. Mengembangkan kemampuan belajar berbasis TIK, sehingga proses pembelajaran dapat lebih optimal, menarik, dan mendorong kita lebih terampil dalam berkomunikasi, terampil mengorganisasi informasi, dan terbiasa bekerjasama.
5. Mengembangkan kemampuan belajar mandiri, berinisiatif, inovatif, kreatif, dan bertanggung jawab dalam penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk pembelajaran, bekerja, dan pemecahan masalah sehari hari.
2.3
Manfaat Teknologi Informasi
Sebagai Pembelajaran
Interaktif
Selain memungkinkan terjadinya komunikasi tanpa batas ruang dan waktu,
teknologi interaktif juga bisa dimanfaatkan untuk mencakup pembelajaran
interaktif. Pembelajaran cara ini merupakan pembelajaran yang kaya media, kaya
informasi, dan kaya komunikasi. Dengan menggunakan teknologi interaktif,
manusia bisa belajar dari materi yang disampaikan dengan format multimedia.
Dalam pembelajaran interaktif berbasis teknologi, belajar menjadi lebih menarik
karena diperkaya dengan suara, gambar, gambar bergerak, dan tingkat
interaktivitas dengan media tersebut (misalnya: klik, mouseover). Tetapi, yang
lebih utama adalah menggunakan teknologi untuk memungkinkan interaksi dengan
instruktur, sesama pelajar, dan sumber belajar lain di luar batas ruang (di perusahaan
lain, negara lain, benua lain, dan di industri yang lain) agar pembelajaran dan
pengalaman belajar menjadi lebih berarti dengan hasil yang lebih baik. Survei
di bidang pembelajaran bahasa Inggris membuktikan bahwa pembelajaran di kelas
dengan kualitas guru yang baik, yang diperkaya dengan pembelajaran berbasis
teknologi interaktif dapat mengurangi waktu belajar secara signifikan. Dengan
demikian pembelajaran berbasis teknologi interaktif dengan kualitas guru yang
sama menjadi 40 persen sampai 60 persen lebih cepat daripada belajar di kelas
tanpa bantuan media apapun.
Manfaat EdukasiNet
bagi Guru dan Siswa
Manfaat yang penulis rasakan dengan keberadaan edukasinet yang dapat diakses kapan dan dimana saja, memiliki manfaat yang sangat besar baik bagi guru itu sendiri maupun bagi siswa diantaranya adalah:
1. Membantu guru dalam menjelaskan konsep-konsep yang bersifat abstrak. Dengan kata lain dapat membantu dalam mengatasi keterbatasan media pembelajaran,
2. Proses belajar mengajar bisa lebih menarik dan interaktif karena adanya animasi dan simulasi yang menjadi stimulus bagi siswa dalam berinteraksi,
3. Bagi siswa dapat digunakan sebagai bahan pengayaan untuk belajar secara mandiri, sehingga semakin banyak siswa gemar dan menekuni lebih jauh,
4. Memungkinkan guru membuat white board interaktif dengan mengakses bahan pengajaran dan ditayangkan melalui proyektor.
Manfaat yang penulis rasakan dengan keberadaan edukasinet yang dapat diakses kapan dan dimana saja, memiliki manfaat yang sangat besar baik bagi guru itu sendiri maupun bagi siswa diantaranya adalah:
1. Membantu guru dalam menjelaskan konsep-konsep yang bersifat abstrak. Dengan kata lain dapat membantu dalam mengatasi keterbatasan media pembelajaran,
2. Proses belajar mengajar bisa lebih menarik dan interaktif karena adanya animasi dan simulasi yang menjadi stimulus bagi siswa dalam berinteraksi,
3. Bagi siswa dapat digunakan sebagai bahan pengayaan untuk belajar secara mandiri, sehingga semakin banyak siswa gemar dan menekuni lebih jauh,
4. Memungkinkan guru membuat white board interaktif dengan mengakses bahan pengajaran dan ditayangkan melalui proyektor.
Dengan demikian keberadaan dan kehadiran edukasinet dapat digunakan
sebagai media alternatif yang lebih efektif dan efisien sehingga dapat menciptakan
suasana belajar mengajar yang lebih variatif dan menyenangkan
Ragam Pemanfaatan TIK
dalam Dunia Pendidikan
Teknologi informasi merupakan suatu proses perkembangan teknik, metode
dan media komunikasi untuk bertukar informasi antar manusia. Pada awalnya
manusia bertukar informasi melalui bahasa. Melalui bahasa orang lain dapat
memahami informasi apa yang kita sampaikan. Dengan bahasa orang dapat menerima
informasi namun jangkauan informasi yang disampaikan tersebut sangatlah
terbatas baik secara ruang ataupun waktu. Kita menyampikan sesuatu melalui
bahasa pada suatu saat mungkin hanya dapat menjangkau pada beberapa puluh orang
saja. Selain dari bahasa, media yang digunakan dalam berkomunikasi adalah
gambar. Melalui gambar pesan yang disampaikan dapat menjangkau sasaran yang
lebih luas serta mempunyai dimensi waktu yang lebih lama. Informasi yang
disampaian dapat bertahan lebih lama dibandingkan dengan media bahasa.
Selanjutnya manusia menciptakan huruf dan angka yang membentuk sebuah kalimat untuk menyampaikan pesan-pesan informatif. Melalui teknologi ini informasi dapat lebih cepat, terdokumentasikan dan mempunyai jangkauan sebar yang lebih luas dibandingkan dengan media gambar. Perkembangan dunia komunikasi telah sampai pada titik dimana manusia melakukan rekayasa dengan mensinergikan ilmu pengetahuan yang diimplementasikan dan dikembangkan secara terus menerus (teknologi). Rekayasa pemanfaatan teknologi dalam proses komunikasi tersebut telah melahirkan sebutan teknologi informasi.
Sebenarnya teknologi informasi ini menunjuk pada sabuah tatanan kuat implementasi ilmu pengetahuan yang diperoleh dan dikembangkann oleh manusia. Tatanan ini telah mencapai pada suatu titik dimana terdapat pengakuan bahwa hasil pengembangan ilmu pengetahuan sudah diakui oleh masyarakat dalam membantu mempermudah kehidupan masyarakat. Pada saat ini teknologi informasi telah merambah pada semua dimensi kehidupan masyarakat. Hal ini diperkuat dengan adanya proses integrasi antara ragam kehidupan masyarakat dengan teknologi serta antara teknologi yang telah teraplikasi dengan teknologi lainnya. Disamping itu juga telah terjadi pengayaan sebuah teknologi. Dulu handphone hanyalah sebuah alat untuk menelopon semata. Namun sekarang telah terjadi integrasi dengan komputer serta pengayaan fungsi tidak hanya sebagai alat untuk menelepon. Teknologi informasi telah menjangkau pada semuata tatanan kehidupan masyarakat termasuk dalam dunia pendidikan. Sebenarnya teknologi adalah sebuah tool yang apabila diketahui cara memanfaatkannya dapat memberikan kemudahan dan keefektifan dalam berkomunikasi dan berinteraksi. Sehingga teknologi informasi bagi dunia pendidikan akan dapat memberi nilai lebih jika mengetahui bagaimana cara memanfaatkannya.
Selanjutnya manusia menciptakan huruf dan angka yang membentuk sebuah kalimat untuk menyampaikan pesan-pesan informatif. Melalui teknologi ini informasi dapat lebih cepat, terdokumentasikan dan mempunyai jangkauan sebar yang lebih luas dibandingkan dengan media gambar. Perkembangan dunia komunikasi telah sampai pada titik dimana manusia melakukan rekayasa dengan mensinergikan ilmu pengetahuan yang diimplementasikan dan dikembangkan secara terus menerus (teknologi). Rekayasa pemanfaatan teknologi dalam proses komunikasi tersebut telah melahirkan sebutan teknologi informasi.
Sebenarnya teknologi informasi ini menunjuk pada sabuah tatanan kuat implementasi ilmu pengetahuan yang diperoleh dan dikembangkann oleh manusia. Tatanan ini telah mencapai pada suatu titik dimana terdapat pengakuan bahwa hasil pengembangan ilmu pengetahuan sudah diakui oleh masyarakat dalam membantu mempermudah kehidupan masyarakat. Pada saat ini teknologi informasi telah merambah pada semua dimensi kehidupan masyarakat. Hal ini diperkuat dengan adanya proses integrasi antara ragam kehidupan masyarakat dengan teknologi serta antara teknologi yang telah teraplikasi dengan teknologi lainnya. Disamping itu juga telah terjadi pengayaan sebuah teknologi. Dulu handphone hanyalah sebuah alat untuk menelopon semata. Namun sekarang telah terjadi integrasi dengan komputer serta pengayaan fungsi tidak hanya sebagai alat untuk menelepon. Teknologi informasi telah menjangkau pada semuata tatanan kehidupan masyarakat termasuk dalam dunia pendidikan. Sebenarnya teknologi adalah sebuah tool yang apabila diketahui cara memanfaatkannya dapat memberikan kemudahan dan keefektifan dalam berkomunikasi dan berinteraksi. Sehingga teknologi informasi bagi dunia pendidikan akan dapat memberi nilai lebih jika mengetahui bagaimana cara memanfaatkannya.
Karakteristik Media
dalam Multimedia Pembelajaran
Sebagai salah satu komponen sistem pembelajaran, pemilihan dan penggunaan multimedia pembelajaran harus memperhatikan karakteristik komponen lain, seperti: tujuan, materi, strategi dan juga evaluasi pembelajaran.
Karakteristik multimedia pembelajaran adalah:
1. Memiliki lebih dari satu media yang konvergen, misalnya menggabungkan unsur audio dan visual.
2. Bersifat interaktif, dalam pengertian memiliki kemampuan untuk mengakomodasi respon pengguna.
3. Bersifat mandiri, dalam pengertian memberi kemudahan dan kelengkapan isi sedemikian rupa sehingga pengguna bisa menggunakan tanpa bimbingan oran lain.
Selain memenuhi ketiga karakteristik tersebut, multimedia pembelajaran sebaiknya memenuhi fungsi sebagai berikut:
1. Mampu memperkuat respon pengguna secepatnya dan sesering mungkin.
2. Mampu memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengontrol laju kecepatan belajarnya sendiri.
3. Memperhatikan bahwa siswa mengikuti suatu urutan yang koheren dan terkendalikan.
4. Mampu memberikan kesempatan adanya partisipasi dari pengguna dalam bentuk respon, baik berupa jawaban, pemilihan, keputusan, percobaan dan lain-lain.
Sebagai salah satu komponen sistem pembelajaran, pemilihan dan penggunaan multimedia pembelajaran harus memperhatikan karakteristik komponen lain, seperti: tujuan, materi, strategi dan juga evaluasi pembelajaran.
Karakteristik multimedia pembelajaran adalah:
1. Memiliki lebih dari satu media yang konvergen, misalnya menggabungkan unsur audio dan visual.
2. Bersifat interaktif, dalam pengertian memiliki kemampuan untuk mengakomodasi respon pengguna.
3. Bersifat mandiri, dalam pengertian memberi kemudahan dan kelengkapan isi sedemikian rupa sehingga pengguna bisa menggunakan tanpa bimbingan oran lain.
Selain memenuhi ketiga karakteristik tersebut, multimedia pembelajaran sebaiknya memenuhi fungsi sebagai berikut:
1. Mampu memperkuat respon pengguna secepatnya dan sesering mungkin.
2. Mampu memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengontrol laju kecepatan belajarnya sendiri.
3. Memperhatikan bahwa siswa mengikuti suatu urutan yang koheren dan terkendalikan.
4. Mampu memberikan kesempatan adanya partisipasi dari pengguna dalam bentuk respon, baik berupa jawaban, pemilihan, keputusan, percobaan dan lain-lain.
Manfaat
Multimedia dalam Pembelajaran
Secara umum manfaat yang dapat diperoleh adalah proses pembelajaran lebih menarik, lebih interaktif, jumlah waktu mengajar dapat dikurangi, kualitas belajar siswa dapat ditingkatkan dan prises belajar mengajar dapat dilakukan di mana dan kapan saja, serta sikap belajar siswa dapat ditingkatkan.
Manfaat di atas akan diperoleh mengingat terdapat keunggulan dari sebuah multimedia pembelajaran, yaitu:
1. Memperbesar benda yang sangat kecil dan tidak tampak oleh mata, seperti kuman, bakteri, elektron dll.
2. Memperkecil benda yang sangat besar yang tidak mungkin dihadirkan ke sekolah, seperti gajah, rumah, gunung, dll.
3. Menyajikan benda atau peristiwa yang kompleks, rumit dan berlangsung cepat atau lambat, seperti sistem tubuh manusia, bekerjanya suatu mesin, beredarnya planet Mars, berkembangnya bunga dll.
4. Menyajikan benda atau peristiwa yang jauh, seperti bulan, bintang, salju, dll.
5. Menyajikan benda atau peristiwa yang berbahaya, seperti letusan gunung berapi, harimau, racun, dll.
6. Meningkatkan daya tarik dan perhatian siswa.
Secara umum manfaat yang dapat diperoleh adalah proses pembelajaran lebih menarik, lebih interaktif, jumlah waktu mengajar dapat dikurangi, kualitas belajar siswa dapat ditingkatkan dan prises belajar mengajar dapat dilakukan di mana dan kapan saja, serta sikap belajar siswa dapat ditingkatkan.
Manfaat di atas akan diperoleh mengingat terdapat keunggulan dari sebuah multimedia pembelajaran, yaitu:
1. Memperbesar benda yang sangat kecil dan tidak tampak oleh mata, seperti kuman, bakteri, elektron dll.
2. Memperkecil benda yang sangat besar yang tidak mungkin dihadirkan ke sekolah, seperti gajah, rumah, gunung, dll.
3. Menyajikan benda atau peristiwa yang kompleks, rumit dan berlangsung cepat atau lambat, seperti sistem tubuh manusia, bekerjanya suatu mesin, beredarnya planet Mars, berkembangnya bunga dll.
4. Menyajikan benda atau peristiwa yang jauh, seperti bulan, bintang, salju, dll.
5. Menyajikan benda atau peristiwa yang berbahaya, seperti letusan gunung berapi, harimau, racun, dll.
6. Meningkatkan daya tarik dan perhatian siswa.
2.4 Jenis-Jenis Teknologi Informasi
Teknologi Informasi adalah sebuah istilah yang menjelaskan bahwa teknologi
yang dapat membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan,
mengomunikasikan, dan menyebaarkan informasi. Maka diera yang modern ini banyak
sekali teknologi-teknologi informasi yang dapat kita temukan baik itu diluar
aatupun dilingkungan tempat tingal kita, yang bias membantu dalam
menginformasikan suatu hal dengan cepat misalanya:
1. Televisi
Televisi adalah sebuah media
telekominikasi yang terkenal yang berfungsi sebagai penerima siaran gambar dan
suara, atau telepisi juga dapat di artikan sebagai alat komunikasi jarak jauh
yang menggunakan media visual/ penglihatan. Dengan kata lain televisi sangat
bermanfaat bagi kita semua untuk melihat atau mendengar informasi dari jarak
jauh.
Penggunaan kata
"Televisi" sendiri juga dapat merujuk kepada "kotak televisi", "acara televisi", ataupun "transmisi televisi". Penemuan televisi
disejajarkan dengan penemuanroda, karena penemuan ini mampu
mengubah peradaban dunia. Di Indonesia 'televisi'
secara tidak formal sering disebut dengan TV (dibaca: tivi, teve ataupun tipi.)
2. Laptop
Laptop atau ada juga yang menyebutkan computer jinjing adalah
computer yang berukuran relative kecil dan rinngan yang memudahkan untuk
dibaawa kemana saja. Beratnya berkisar antara 1-6 kg tergantung ukuran, bahan
dan spsifikasinya. Sumberdaya laptop berasal dari batrai atau adaptor A/C yang
dapat digunakan untuk mengisi ulang batrai dan menyalakan laptop. Batari laptop
bias bertahan antara 1-6 jam tergantung pemakainya, spesifikasi dan ukuranya.
Sebagai
komputer pribadi, laptop memiliki fungsi yang sama dengan komputer destop (desktop computers)
pada umumnya. Komponen yang terdapat di dalamnya sama persis dengan komponen
pada destop, hanya saja ukurannya diperkecil, dijadikan lebih ringan, lebih
tidak panas, dan lebih hemat daya.
Berbeda
dengan komputer
desktop, laptop memiliki komponen pendukung
yang didesain secara khusus untuk mengakomodasi sifat komputer jinjing yang
portabel. Sifat utama yang dimiliki oleh komponen penyusun laptop adalah ukuran
yang kecil, hemat konsumsi energi, dan efisien.
Komputer jinjing biasanya berharga lebih mahal, tergantung dari merek dan
spesifikasi komponen penyusunnya, walaupun demikian harga komputer jinjing pun
semakin mendekati desktop seiring dengan semakin tingginya tingkat permintaan
konsumen.
3. Komputer
Komputer adalah alat yang
dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telahdirumuskan.
Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang
yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini
kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan
informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi
komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika
Dalam arti seperti itu
terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dariabakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok
untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang mengolah informasi" atau "sistem pengolah informasi." Selama bertahun-tahun sudah ada beberapa arti
yang berbeda dalam kata "komputer", dan beberapa kata yang berbeda
tersebut sekarang disebut disebut sebagai komputer.
4. Radio
Radio adalah
teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasidan radiasi
elektromagnetik (gelombang elektromagnetik).
Gelombang ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat lewat
ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak memerlukan medium
pengangkut.
Gelombang
radio adalah satu bentuk dari radiasi elektromagnetik, dan terbentuk
ketika objek bermuatan listrik dari gelombang osilator (gelombang pembawa)
dimodulasi dengan gelombang audio (ditumpangkan
frekuensinya) pada frekuensi yang terdapat dalamfrekuensi
gelombang radio (RF; "radio frequency") pada
suatu spektrum elektromagnetik, dan
radiasi elektromagnetiknya bergerak dengan cara osilasi elektrik maupun
magnetik. Gelombang elektromagnetik lain yang memiliki frekuensi di atas
gelombang radio meliputi sinar
gamma, sinar-X, inframerah, ultraviolet,
dan cahayaterlihat.
5. Mp3
Player
MP3 adalah
salah satu format berkas pengodean suara yang
memiliki kompresi yang baik sehingga ukuran berkas bisa memungkinkan
menjadi lebih kecil. Berkas ini dikembangkan oleh seorang insinyur Jerman Karlheinz
Brandenburg. MP3 memakai pengodean Pulse
Code Modulation (PCM). MP3
mengurangi jumlah bit yang
diperlukan dengan menggunakan model psychoacoustic untuk
menghilangkan komponen-komponen suara yang tidak terdengar oleh manusia.
6. Mp4
player
MP4 adalah
salah satu format berkas pengodean suara dan
gambar/video digital
yang dikeluarkan oleh sebuah organisasi MPEG.
Ekstensi nama berkas jenis MPEG-4 ini banyak menggunakan mp4,
dan merupakan pengembangan dari format QuickTime dari
komputer Apple.
7. Kamera
Digital
Kamera
digital adalah alat untuk membuat gambar dari obyek untuk selanjutnya
dibiaskan melalui lensa kepada sensor CCD (ada juga yang menggunakan sensr
CMOS) yang hasilnya kemudian direkam dalam format digital ke
dalam media
simpan digital.
Karena hasilnya
disimpan secara digital maka hasil rekam gambar ini harus diolah menggunakan
pengolah digital pula semacam komputer atau mesin cetak yang daat membaca media
simpan digital tersebut.
Kemudahan
dari kamera digital adalah hasil gambar yang dengan cepat diketahui hasilnya
secara instan, kemudahan memindahkan hasil (transfer), dan penyuntingan
warna, ketajaman, kecerahan dan ukuran yang dapat dilakukan dengan relatif
lebih mudah daripada kamera manual.
8. Telepon
Genggam
Telepon
seluler (ponsel) atau telepon genggam (telgam) atau handphone (HP)
atau disebut pula adalah perangkat telekomunikasi elektronik
yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional
saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile)
dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless).
Saat ini Indonesia mempunyai dua jaringan telepon nirkabel yaitu sistem GSM (Global
System for Mobile Telecommunications) dan sistem CDMA (Code
Division Multiple Access). Badan yang mengatur telekomunikasi seluler
Indonesia adalah Asosiasi Telekomunikasi
Seluler Indonesia(ATSI).
Selain
berfungsi untuk melakukan dan menerima panggilan telepon, ponsel umumnya juga
mempunyai fungsi pengiriman dan penerimaan pesan singkat (short message
service,SMS). Ada
pula penyedia jasa telepon genggam
di beberapa negara yang menyediakan layanan generasi ketiga (3G) dengan
menambahkan jasa videophone,
sebagai alat pembayaran, maupun untuk televisi online di
telepon genggam mereka. Sekarang, telepon genggam menjadi gadget yang
multifungsi. Mengikuti perkembangan teknologi digital, kini ponsel juga
dilengkapi dengan berbagai pilihan fitur, seperti bisa menangkap siaran radiodan televisi,
perangkat lunak pemutar audio (MP3) dan video, kamera
digital, game, dan layanan internet (WAP, GPRS, 3G).
Selain fitur-fitur tersebut, ponsel sekarang sudah ditanamkan
fitur komputer. Jadi di ponsel tersebut, orang bisa mengubah fungsi ponsel
tersebut menjadi mini komputer. Di dunia bisnis, fitur ini sangat membantu bagi
para pebisnis untuk melakukan semua pekerjaan di satu tempat dan membuat
pekerjaan tersebut diselesaikan dalam waktu yang singkat. Dewasa
ini, peranan ponsel sudah menjadi sebuah kebutuhan Primer Sehari-hari.
2.5 Proses Operasional Jenis-Jenis Teknologi
Informasi
1.Internet
a.Definisi
Secara harfiah, internet (kependekan daripada perkataan ‘inter-network’) ialah rangkaian komputer yang berhubung menerusi beberapa rangkaian. Manakala Internet (huruf ‘I’ besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking.
b.Cara Memakai
Buka Mozilla atau browser lainnya , kutipkan alamat website yang dicari di kotak (Address) lalu mulai memakainya.
c.Guna Dari Internet
Bisa mencari semua informasi,hiburan,maupun berita aktual dan lainnya.Lebih praktis untuk mencari informasi dibandingkan dengan BUKU.
Secara harfiah, internet (kependekan daripada perkataan ‘inter-network’) ialah rangkaian komputer yang berhubung menerusi beberapa rangkaian. Manakala Internet (huruf ‘I’ besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking.
b.Cara Memakai
Buka Mozilla atau browser lainnya , kutipkan alamat website yang dicari di kotak (Address) lalu mulai memakainya.
c.Guna Dari Internet
Bisa mencari semua informasi,hiburan,maupun berita aktual dan lainnya.Lebih praktis untuk mencari informasi dibandingkan dengan BUKU.
2.Telepon
a.Definisi
Telepon adalah alat telekomunikasi yang dapat mengirimkan pembicaraan melalui sinyal listrik. Umumnya penemu telepon adalah Alexander Graham Bell, dengan telepon pertama dibuat di Boston, massachusets, pada tahun 1876. Tetapi, penemu italia antonio meucci telah menciptakan telepon pada tahun 1849, dan pada September 2001, Meucci dengan resmi diterima sebagai pencipta telepon oleh kongres Amerika, dan bukan Alexander Graham Bell.
b.Cara Memakai
Tekan (nomor rumah/lainnya )yang akan anda hubungi lalu mulai berbicara ,setelah selesai berbicara tutup kembali telepon dengan RAPAT.Jika orang yang anda hubungi tidak mengangkat(dan anda ingin mencoba lagi,cukup menutup telepon lalu tekan REDIAL).
c.Guna Dari Telepon
Berbicara dengan orang yang tempatnya jauh dari diri kita(beda rumah/beda keberadaan,tidak lebih jauh dari satu kecamatan ).
Telepon adalah alat telekomunikasi yang dapat mengirimkan pembicaraan melalui sinyal listrik. Umumnya penemu telepon adalah Alexander Graham Bell, dengan telepon pertama dibuat di Boston, massachusets, pada tahun 1876. Tetapi, penemu italia antonio meucci telah menciptakan telepon pada tahun 1849, dan pada September 2001, Meucci dengan resmi diterima sebagai pencipta telepon oleh kongres Amerika, dan bukan Alexander Graham Bell.
b.Cara Memakai
Tekan (nomor rumah/lainnya )yang akan anda hubungi lalu mulai berbicara ,setelah selesai berbicara tutup kembali telepon dengan RAPAT.Jika orang yang anda hubungi tidak mengangkat(dan anda ingin mencoba lagi,cukup menutup telepon lalu tekan REDIAL).
c.Guna Dari Telepon
Berbicara dengan orang yang tempatnya jauh dari diri kita(beda rumah/beda keberadaan,tidak lebih jauh dari satu kecamatan ).
3.Handphone
( Telepon Genggam )
a.Definisi
Telepon genggam, biasanya disebut juga dengan cellular.Merupakan pengembangan teknologi telepon, dimana perangkatnya dapat digunakan sebagai perangkat untuk mobile atau berpindah-pindah
b.Cara Memakai
Pertama-tama isi pulsa ,baterai penuhkan lalu mulai tekan nomor teman anda atau yang lainnya lalu tekan tombol gambar telepon (berwarna hijau diangkat)lalu mulai berbicara setelah selesai berbicara tekan tombol (gambar telepon berwarna merah ,ditutup).
c.Guna Dari Handphone(Telepon Genggam)
Sama dengan telepon namun bedanya bisa di bawa kemana saja karena ukuran tubuhnya.
Telepon genggam, biasanya disebut juga dengan cellular.Merupakan pengembangan teknologi telepon, dimana perangkatnya dapat digunakan sebagai perangkat untuk mobile atau berpindah-pindah
b.Cara Memakai
Pertama-tama isi pulsa ,baterai penuhkan lalu mulai tekan nomor teman anda atau yang lainnya lalu tekan tombol gambar telepon (berwarna hijau diangkat)lalu mulai berbicara setelah selesai berbicara tekan tombol (gambar telepon berwarna merah ,ditutup).
c.Guna Dari Handphone(Telepon Genggam)
Sama dengan telepon namun bedanya bisa di bawa kemana saja karena ukuran tubuhnya.
4.Fax
a.Definisi
Disingkat dengan FoIP, Suatu mekanisme untuk mengirimkan fax melalui Internet (yang berbasis IP). Hal ini mirip seperti VoIP.
b.Cara Menggunakan
Tekan nomor fax yang anda tuju lalu tunggu sebentar,maka dokumen akan terkirim.
c.Guna Dari Fax
Mengirim dokumen dari suatu negeri ke negeri lainnya.
Disingkat dengan FoIP, Suatu mekanisme untuk mengirimkan fax melalui Internet (yang berbasis IP). Hal ini mirip seperti VoIP.
b.Cara Menggunakan
Tekan nomor fax yang anda tuju lalu tunggu sebentar,maka dokumen akan terkirim.
c.Guna Dari Fax
Mengirim dokumen dari suatu negeri ke negeri lainnya.
5.Pager.
a.Definisi
Pager adalah alat panggil seperti handphone namun lebih praktis dikarenakan,pager tidak memiliki fasilitas lainnya selain sms.Pager hanya bisa menerima SMS dan tidak bisa mengirim SMS.
b.Cara Menggunakan
Tekan nomor pager yang anda tuju lalu ketik yang anda ingin katakan pada yang anda kirimkan.
c.Guna Dari pager
Mengirimkan SMS kepada orang yang kita tuju dengan cepat dan lebih praktis.
6.Push To Talk
a.Definisi
Alat bicara yang ukuran tubuhnya lumayan kecil.Pembicara yg memakainya harus bergantian dengan lawan bicaranya ,misal:si A berbicara lalu berhenti, si B menunggu bunyi *beep barulah menjawabnya.Kesimpulannya 1 PTT bisa dipakai dengan berbanyak orang namun orang-orang yang memakainya harus berbicara SECARA BERGANTIAN.
b.Cara Memakainya
Si A berbicara lalu berhenti,Lawan bicaranya (si B) menunggu bunyi *beep barulah menjawabnya,begitu juga dengan si c,d,e,f,dan lainnya.
Pager adalah alat panggil seperti handphone namun lebih praktis dikarenakan,pager tidak memiliki fasilitas lainnya selain sms.Pager hanya bisa menerima SMS dan tidak bisa mengirim SMS.
b.Cara Menggunakan
Tekan nomor pager yang anda tuju lalu ketik yang anda ingin katakan pada yang anda kirimkan.
c.Guna Dari pager
Mengirimkan SMS kepada orang yang kita tuju dengan cepat dan lebih praktis.
6.Push To Talk
a.Definisi
Alat bicara yang ukuran tubuhnya lumayan kecil.Pembicara yg memakainya harus bergantian dengan lawan bicaranya ,misal:si A berbicara lalu berhenti, si B menunggu bunyi *beep barulah menjawabnya.Kesimpulannya 1 PTT bisa dipakai dengan berbanyak orang namun orang-orang yang memakainya harus berbicara SECARA BERGANTIAN.
b.Cara Memakainya
Si A berbicara lalu berhenti,Lawan bicaranya (si B) menunggu bunyi *beep barulah menjawabnya,begitu juga dengan si c,d,e,f,dan lainnya.
2.6 Dampak Positif dan Dampak Negatif
Teknologi Informasi
Ada banyak sekali dampak yang terasa dari awal kemunculannya. Ada dampak
positif dan juga ada dampak negative. Berikut ini beberapa dampak positif dari
penggunaan teknologi informasi :
1. Informasi dapat didapatkan dengan mudah tanpa
batas ruang dan waktu
2. Teknologi yang ada semakin berkembang
3. Dapat berbagi hasil dalam sebuah penelitian
4. Mempermudah dan mempercepat akses informasi
5. Tugas-tugas seperti pekerjaan rumah ataupun
srtikel dapat cepat terselesaikan dengan mudah
6. Transaksi keuangan lebih mudah
7. Konsultasi tentang permasalahan semakin mudah
Dari sekian banyak dampak positif yang bermunculan,
ada dampak negative yang tentunya juga didapatkan, diantarnya :
1.
Orang
lebih memprioritaskan waktunya di depan layar computer ketimbang di luar rumah
2.
Yang
semula berprinsip gotong royong, sekarang berubah menjadi individualis
3.
Kata-kata
yang tidak berkenan diucapkan, dapat dengan mudah dituliskan di sembarang
tempat di dunia maya.
4.
Menjadi
ajang sindiran
5.
Isu
pelecehan yang mengandung SARA banyak bermunculan
6.
Banyaknya
trafficking
7.
Konten
porno dapat dengan mudah diakses
2.7 Bahasa Pemrograman
Lintas Informatika - Bahasa Pemrograman - Perangkat lunak bahasa
pemrograman (language software) merupakan
program yang digunakan untuk menerjemahkan perintah-perintah yang ditulis dalam
bahasa program ke dalam bahasa mesin (machine languange),
sehingga dapat diterima dan dimengerti oleh komputer. Apabila languange
software tidak tersedia, maka pembuat program harus menulis programnya langsung
dengan bahasa mesin yang berbentuk bilangan-bilangan binary. Suatu instruksi
program yang ditulis dalam bahasa mesin dapat berbentuk seperti 000100110010.
Tanpa mengetahui arti tertentu dari masing-masing bagian dari bilangan binary
tersebut secara persis, maka akan sangat sulit untuk mengerti dengan benar
maksud dari instruksi tersebut.
Instruksi yang berbentuk bilangan binary
disebut dengan object code. Sedangkan
kumpulan dari instruksi-instruksi yang membentuk suatu program dalam bahasa
mesin disebut dengan object program. Tiap-tiap instruksi object
code terdiri dari operation code (op code) dan open
and. Penulisan program dengan bahasa mesin dirasakan terlalu sulit dan
memakan banyak waktu, maka dikembangkan languange software sebagai alternatif
penulisan program yang lebih mudah. Penerjemah bahasa pemrograman dibedakan menjadi
3 (tiga) macam, yaitu assembler, kompiler, dan interpreter.
1) Asembler adalah program yang digunakan
untuk menerjemahkan kode sumber dalam bahasa rakitan (assembly) ke
dalam bahasa mesin.
2) Kompiler adalah program penerjemah yang
mengonversi semua kode sumber selain dalam bahasa rakitan menjadi kode objek.
Hasil berupa kode objek inilah yang dapat dijalankan oleh komputer. Proses
untuk melakukan penerjemahan ini biasa disebut kompilasi.
3) Intepreter adalah program yang
menerjemahkan satu per satu instruksi dalam kode sumber kemudian menjalankan
instruksi yang telah diterjemahkan tersebut.
Perangkat lunak bahasa pemrograman (language
software) merupakan program yang digunakan untuk menerjemahkan
perintah-perintah yang ditulis dalam bahasa program ke dalam bahasa mesin
sehingga dapat diterima dan dimengerti oleh komputer. Pada dasarnya bahasa
komputer dapat dibedakan menjadi empat macam, yaitu bahasa mesin dan bahasa
assembly (kedua bahasa ini termasuk bahasa tingkat rendah/low level language), bahasa tingkat
tinggi (high level language),
dan bahasa generasi keempat.
1) Bahasa mesin
Bahasa mesin termasuk ke dalam bahasa tingkat
rendah (low level language) karena sifat dari bahasa mesin
lebih berorientasi pada mesin. Bahasa ini hanya akan dipahami oleh komputer itu
sendiri. Bahasa ini berupa kode-kode yang terdiri dari sekumpulan angka yang
ada di dalam komputer yang biasanya diwakili oleh kode angka 1 (satu) dan 0
(nol). Kode ini merupakan sinyal elektronik yang memberitahu komputer apa yang
harus dikerjakan. Dalam penggunaannya biasanya intruksi dituliskan dalam bentuk
bahasa pemrograman yang akan disampaikan ke kompiler, assembler, atau
interpreter yang bertugas untuk menerjemahkan bahasa pemrograman tadi ke bahasa
mesin.
Assembler merupakan sebuah program. Program
ini mengambil informasi yang dituliskan oleh programmer
dalam bahasa assembly dan menerjemahkannya ke sebuah program yang dapat
dieksekusi komputer. output assembler harus
diproses oleh linker untuk menghasilkan program akhir.
2) Bahasa assembly
Bahasa asembly adalah bahasa pemrograman yang
menggunakan bahasa rakitan. Bahasa assembly kebanyakan digunakan untuk
pengendalian hardware yang diwujudkan dalam kependekan kata-kata sebagai
pengganti kode-kode biner, misalnya JNZ (jump non zero) yang artinya lompatlah
jika tidak sama dengan nol. Kelanjutan dari bahasa assembly adalah sebuah
program yang berguna untuk mengambil informasi yang dituliskan oleh seorang
programmer dalam bahasa assembly serta menerjemahkannya ke dalam sebuah program
yang dapat dieksekusi oleh komputer, program ini dinamakan assembler.
Output assembler harus diproses oleh linker untuk menghasilkan program akhir.
3) Bahasa tingkat tinggi (high level
languange)
Bahasa tingkat tinggi memiliki arti bahwa
bahasa ini lebih mudah dimengerti oleh banyak orang karena memang dirancang
untuk orang yang awam. Bahasa pemrograman yang termasuk dalam bahasa tingkat
tinggi adalah sebagai berikut.
a) BASIC (Beginners All-purposes
Symbolic Instruction Code)
Bahasa program ini dikembangkan pada tahun
1965 di Darmouth College. Penciptanya adalah John Kemeny dan Thomas Kurtz.
BASIC dipergunakan dalam aplikasi matematika. Selain itu, BASIC juga digunakan
dalam beberapa aplikasi lainnya seperti akuntasi, permainan, file simulasi, dan
lain-lain.
Keunggulan BASIC terletak pada kemudahan
dalam pemakaiannya, sedangkan kelemahannya adalah tidak mendukung operasi
bilangan kompleks dan penanganan terhadap berkas sangat terbatas sehingga tidak
cocok untuk aplikasi bisnis.
b) LOGO
Bahasa ini dikembangkan untuk pendidikan dan
simulasi pengajaran pada anak-anak dalam menyelesaikan masalah dan melakukan
pemrograman. Ditemukan pada tahun 1967 oleh Seymour Papert dengan menggunakan
LISP, yaitu satu jenis bahasa pemrograman untuk kecerdasan buatan. Logo sangat
mudah digunakan untuk membuat gambar, sehingga banyak digunakan dalam
menghasilkan laporan-laporan bisnis dalam bentuk grafik.
c) COBOL (Common Business Oriented
Language)
Program jenis ini sering digunakan dalam
dunia bisnis dan komersial, mulai dikembangkan pada tahun 1959. Namun sampai
saat ini, program ini masih banyak digunakan pada jenis komputer minicomputer
dan mainframe. COBOL memiliki keunggulan-keunggulan sebagai berikut.
1) Memiliki kode untuk semua flatform yang
sama, sehingga tidak tergantung pada mesin.
2) Menggunakan kata-kata bahasa Inggris,
sehingga sangat mudah dipahami oleh programmer.
3) Penanganan masukan dan keluaran mudah
dilakukan.
4) Penanganan terhadap berkas sudah tersedia
dan bahkan mendukung berbagai macam tipe-tipe berkas seperti sekuensial dan
indeks.
Kelemahan dari bahasa ini adalah struktur
penulisan program yang sangat banyak dan sangat kaku sehingga membuat
programmer menjadi lelah dan bosan.
d) PASCAL
Bahasa ini ditemukan oleh Nicklaus Wirth
tahun 1971. Bahasa ini dibuat untuk pengajaran pemrograman. Bahasa ini sangat
populer di kalangan mahasiswa ilmu komputer dan teknik. Pascal memiliki
keunggulan dibandingkan Fortran maupun Basic, yaitu sangat mudah dipelajari
serta memiliki dukungan fungsi-fungsi matematika yang sangat lengkap. Namun
Pascal juga memiliki kelemahan, yaitu tidak dapat mendukung operasi bilangan
kompleks dan tidak mendukung sarana aplikasi bisnis. Keberadaan Pascal dapat
pula dijadikan bahasa dasar dalam pembuatan kode perangkat lunak Delphi
(software untuk pengembangan program di lingkungan Windows). Pascal juga
digunakan sebagai landasan pembuatan kode pada Kylix, yaitu software pengembang
program di lingkungan Linux.
e) Fortran (Formula Translator)
Fortran merupakan bahasa tingkat tinggi yang
pertama kali diciptakan. Bahasa ini mulai dikembangkan pada tahun 1956 oleh
John Backus di IBM. Fortran digunakan dalam bidang aplikasi matematika, yaitu
dalam hal perumusan dan perhitungan sehingga menjadi andalan keunggulan dari
bahasa ini. Namun Fortran memiliki kelemahan, yaitu operasi masukan dan
keluarannya sangat kaku dan sulit dipahami. Untuk membuat bahasa fortran,
seorang programmer tidak harus mengetahui bahasa mesin, tetapi harus memahami
tata bahasa dan peraturan bahasa fortran.
f) Algol (Algoritma Language)
Algol merupakan bahasa automatic yang cocok
untuk memecahkan permasalahan yang membutuhkan perhitungan numerik untuk
beberapa pengolahan logic.
g) PL/1 (Programming Language)
Programming language merupakan bahasa
komputer yang dapat digunakan dalam segala bahasa. Pada kenyataannya bahasa ini
sulit dipelajari dan hanya dapat digunakan pada mesin IBM.
h) RPG (Report Program Generation)
RPG adalah program untuk pengolahan laporan.
Bahasa ini sangat populer di lingkungan minicomputer dan mainframe IBM. RPG diluncurkan
pertama kali pada tahun 1964.
i) APL (Aritmathic Programming
Language)
APL adalah bahasa komputer untuk memecahkan
soal-soal matematika (ilmu hitung). Diperkenalkan dan diciptakan oleh Kenneth
Iverson pada tahun 1962. Bahasa ini menggunakan keyboard khusus yang berisikan
simbol-simbol yang kompleks yang memungkinkan untuk melakukan penyelesaian
matematika yang kompleks.
4) Bahasa pemrograman generasi keempat
Bahasa pemrograman generasi keempat meliputi
Microsoft Visual Basic, Visual J++, dan Visual C++ yang dikembangkan dari
keluarga besar bahasa tingkat tinggi untuk memudahkan pemrograman.
BAB 3
PENUTUP
3.1
Simpulan
Teknologi
Informasi adalah gabungan dari teknologi komputer dan teknologi komunikasi.
Teknologi informasi meliputi teknologi masukan, keluaran, penyimpanan dan
teknologi pemrosesan.
Menurut
fungsinya komputer dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu: Special Porpuse
Computer dan General Purpose computer. Klasifikasi komputer terbagi atas enam,
yaitu: Microcontroller, Microcomputer, Engineering
Workstation, Minicomputer, Mainframe, dan Super computer.
Peranan
dan fungsi komputer pun sekarang sudah merata diberbagai bidang diantaranya:
bidang kesehatan, bidang pendidikan, bidang transportasi, dll.
Seiring
dengan perkembangan dunia teknologi maka mungkin saja Pengertian Komputer itu
sendiri akan mengalami perubahan sesuai dengan konteksnya nanti.
3.2 Saran
Untuk
kemajuan teknologi informasi teknologi computer maka diharapkan agar
perkembangan computer kedepan mampu mengubah pola fikir dan menjadikan
masyarakat Indonesia menjadi manusia yang kreatif dan inovatif. Serta tumbuhnya
kratifitas hingga menghasilkan suatu karya yang berguna bagi manusia.
Diharapkan dengan adanya teknologi computer dan softwarenya dapat dimanfaat sesuai dengan kegunaan sebenarnya yang mampu mempercerdas bangsa bukannya unutk menghancurkan moral moral bangsa.
Kemajuan teknologi informasi computer software dimasa mendatang diharapkan dapat membantu semua jenis pekerjaan manusia sehingga mereka mampu menyelesaikan pekerjaan mereka dengan cepat karena dimasa depan teknologi akan semakin canggih dan semua pekerjaan dikerjakan dengan system komputerisasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar